Faidah Hadits Program Just One Day One Hadits

Saturday, November 8, 2014

Tuesday, November 4, 2014

Hadits ke-44

♻ Faidah Hadits ke-44

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد.

قال عليه الصلاة والسلام : لا تكثر الضحك فإن كثرة الضحك تميت القلب.
أخرجه الترمذي وابن ماجه.

Hukum asal tertawa adalah mubah. Namun, bila intensitasnya berlebihan, maka bisa menjadi makruh.

Kaum muslimin hafizhakumullah

Adakah orang yang ingin hatinya mati sehingga tidak bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk, antara salah dan benar ?
Tentu, tidak akan ada yang ingin mengalaminya.

Setiap orang menginginkan hatinya hidup sehingga bisa menjalani kehidupan dengan baik & bermanfaat. Namun, sayangnya sedikit sekali orang yang merawat hatinya agar tetap 'subur' bahkan ada yang sengaja membiarkannya 'layu' dan mati perlahan.

Kaum muslimin hafizhakumullah

Diantara sebab matinya hati seseorang adalah lalai dari mengingat akhirat. Dan banyak tertawa merupakan wasilah (sarana) menuju kelalaian tersebut. Itu sebabnya Rasulullah melarang banyak tertawa.

Kita memohon kepada Allah agar terjauh dari sifat lalai terhadap akhirat.

Wallahu a'lam.
Wallahul muwaffiq.

Ust Ridwan Arifin

♻ Program Jodoh

{Just One Day One Hadith}

Sent from Yahoo!7 Mail on Android

Hadits ke-42

♻ Faidah Hadits ke 42

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
bersabda,

"Senyumanmu di hadapan saudaramu
adalah sedekah." [Hr at-Tirmidzi].

Ikhwah fillah, a'azzakumullah…

Jangan Anda kira wibawa adalah dengan selalu berwajah serius dan mengerutkan dahi layaknya orang sedang berpikir.

Jangan pula Anda duga
bahwa tersenyum pada sesama adalah kelemahan
dan ketidakjantanan.

Justru sebaliknya, inilah
akhlaq baik yang selalu dipraktekkan Rasulullah
shallallahua 'alaihi wa sallam beserta para
sahabat.

Anas ibn Malik, asisten Sang Nabi,
menuturkan bahwa belum pernah Rasulullah
shallallahu 'alaihi wa sallam berpapasan
denganku melainkan beliau menyunggingkan
senyum.

Justru itulah kunci wibawa dan pesona
seseorang. Orang yang ramah dan murah senyum akan lebih dihargai oleh orang-orang sekitarnya.

Senyuman adalah wujud kerendahan hati dan
penghargaan terhadap sesama. Ia akan sulit
dilakukan dengan tulus oleh orang-orang yang
buruk perangainya.

Uniknya, para pakar hadits kenamaan seperti Ishaq ibn Rahawaih, Asy-Sya'bi, Abdullah ibnul Mubarak rahimahumullah
mendefinisikan akhlaqul karimah dengan
senyuman dan keceriaan wajah.

Ikhwah fillah, a'azzakumullah…

Senyum merupakan ucapan selamat datang
terindah. Sekalipun ratusan karangan bunga
dipajang dan puluhan meter karpet merah digelar untuk menyambut Anda di sebuah walimah, namun
jika semua orang di sana bermuka masam, tidak tersenyum sedikitpun kepada Anda, tentu Anda akan berpikir sebaiknya tidak usah hadir saja.

Sebaliknya, bila tidak ada jamuan yang istimewa, namun rekan Anda menyambut Anda dengan senyum yang merekah, tentu apapun menunya,
kesan Anda akan selalu baik tentangnya.

"Senyuman dapat membuat perubahan besar"

Sobat yang sedang dirundung masalah pun
kontan akan merasa terhibur kala koleganya
ramah tersenyum di hadapannya.

Bahkan, bukankah seringkali sekedar senyuman itu lebih
dahsyat dari sedekah berupa materi namun
dipenuhi keangkuhan dan ketidakramahan saat
memberi?

Ikhwah fillah, a'azzakumullah…

Hadits di atas ada lanjutannya, yaitu: "…, amar makruf-nahi munkar juga merupakan sedekah, memberi petunjuk jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, membimbing orang yang tunanetra juga sedekah, menyingkirkan batu,
duri, atau tulang yang mengganggu di jalan juga sedekah, serta menuangkan air dari embermu ke
dalam ember saudaramu juga sedekah."

Ikhwah fillah, a'azzakumullah…

"Jangan sekali-kali engkau remehkan kebaikan apa pun meski hanya sekedar menemui saudaramu dengan wajah yang ceria." [Hr Muslim].

Wallahul Muwaffiq.

Ust Nur Fajri Ramadhon.

Just One Day One Hadith.

Sunday, November 2, 2014

Hadits ke-43

♻ Faidah Hadits 43

الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله و على آله و صحبه و من تبعهم أجمعين. أما بعد،

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم "لا تدخل الملائكة بيتاً فيه كلب و لا صورة"
Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam bersabda " Malaikat tidak akan memasuki suatu rumah yang terdapat di dalamnya anjing maupun gambar."

Penjelasan Hadits

Hadits tersebut menerangkan bahwa keberadaan anjing maupun gambar makhluk bernyawa di dalam rumah menjadi penghalang masuknya malaikat ke dalam rumah tersebut.

Malaikat yang dimaksud di dalam hadits tersebut adalah malaikat rahmat. Adapun malaikat yang tugasnya mencatat amalan manusia, maka ia terus bersama manusia tersebut tanpa terkecuali.

Dikecualikan dari hadits tersebut anjing yg digunakan untuk berburu atau menjaga ternak dan ladang. Adapun selain itu, maka termasuk di dalam kandungan hadits diatas.

Sedangkan gambar yang dimaksud di dalam hadits adalah gambar makhluk yang memiliki ruh, baik manusia maupun binatang.

Wallahu ta'ala a'lam.

Ust Riki

@program jodoh
Just One Day One Hadits

Popular Posts

Text Widget

Unduh diktat dan audio fadhilah hadits di
DropBox JODOH