
PROGRAM Just One Day One Hadith

Kamis, 01 Ramadhan 1436 H / 18 Juni 2015

Ustadz Varian Lc
🔊 Faidah Hadits 114| Sunnah Adab Memberikan Minum Yang Hampir Hilang

-

Ustadz Fathul Ulum. Lc
-----------------------------

Faedah Hadits ke 114
ﺑﺴﻢ الله .
ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟﻠﻪ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩُ،
ﻭَﻧَﻌُﻮْﺫُ با لله ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ،
ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪ ﻓَﻠَﺎ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻠَﺎ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ،
ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻟَﺎ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻟَﺎ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪُ،
ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭ ﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺗﺴﻠﻴﻤﺎ ﻛﺜﻴﺮﺍ .
ﺃﻣﺎ ﺑﻌﺪ .
ﻗَﺪْ ﻗَﺎﻝَ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠّﻰ ﺍﻟﻠّﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠّﻢ :
إِنَّ سَاقِيْ القَوْمِ آخِرُهُمْ شُرْبًا (رواه أحمد ومسلم)
" Sesungguhnya orang yang memberi minum suatu kaum hendaknya yang paling terakhir minum" (HR Ahmad dan Muslim).

Hadits ini adalah potongan dari hadits yang panjang tentang pulangnya
Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para Sahabat dari suatu peperangan,
dan di dalamnya terdapat petunjuk akhlak yang tinggi yaitu hendaknya
orang yang menuangkan minuman untuk suatu kaum, minum paling terakhir
setelah semua orang di kaum tersebut mendapatkan bagian minumannya
masing - masing, dan inilah yang dilakukan oleh Rasulullah صلى الله عليه
وسلم dan Abu Qatadah, karena ketika itu Rasulullah lah yang menuangkan
air dari bejana ke gelas dan Abu Qatadah yang memberikan gelasnya kepada
para Sahabat hingga hanya tersisa Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan Abu
Qatadah yang belum minum, lalu Abu Qatadah mempersilahkan Rasulullah
untuk minum, lalu beliau pun menolak seraya menyampaikan hadits ini dan
mempersilahkan Abu Qatadah untuk minum terlebih dahulu, lalu ia pun
minum lebih dahulu.

Hendaknya seperti inilah adab orang yang membagikan air minum, susu,
atau makanan atau benda-benda lainnya yang dibagikan untuk orang banyak,
maka orang yang membagikan hendaknya mengambil bagiannya paling
terakhir.

Islam adalah agama yang mulia yang mengajarkan akhlak-akhlak yang
mulia dalam pergaulan sesama muslim, di antaranya adalah akhlak
الإِيْثَارُ yaitu mendahulukan saudaranya sesama muslim, namun akhlak
ini hanya disunahkan dalam hal-hal yang sifatnya duniawi seperti
makanan, minuman, harta dan lainnya. Adapun hal-hal yang sifatnya
keutamaan - keutamaan ukhrawi dan ibadah maka tidak disunahkan akhlak
الإيثار ini sebagaimana yang ditunjukkan oleh hadits Abu Hurairah
:"Kalau seandainya mereka tahu (pahala) apa yang didapatkan pada shaf
yang pertama niscaya mereka akan mengundi (untuk mendapatkan shaf
pertama) (Muttafqun alaih), dan ketika perang Khaibar para Sahabat
berlomba-lomba ingin mendapatkan bendera kepemimpinan pada perang
Khaibar, bukan karena cinta jabatan tapi karena sabda Rasulullah صلى
الله عليه وسلم bahwa yang akan memimpin perang Khaibar adalah orang yang
cinta Allah dan Rasul-Nya, dan Allah dan Rasul-Nya pun cinta kepadanya.
ﺑﺎﺭﻙ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻴﻜﻢ
ﻭ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭ ﺻﺤﺒﻪ ﺃﺟﻤﻌﻴﻦ .
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠّﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ

Ustadz Varian Lc
@Program JODOH
-----------------------------
Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui WhatsApp

berikut :
+6281808194040
0 comments:
Post a Comment